Maluk, 14 Maret 2010
Sebuah ‘kenyot’ berwarna pink Minggu malam sekitar pukul 21.00 WITA telah jatuh ke dalam saluran air yang ada di depan Counter Cedara-Pits di Gang Jeruk, Desa Bukit Damai, Maluk. ’Kenyot’ yang diperkirakan telah setahun dimiliki oleh bayi Ibu Piani ( 38th ) yang bernama Calista ( 7bln ) ini, jatuh akibat dilempar oleh Calista sendiri. Menurut salah seorang saksi mata, Mbak Vivi ( 41th ) yang saat itu ikut duduk bersama Ibu Piani di depan counter, ’kenyot’ tersebut sebenarnya telah dua kali jatuh ke tanah akibat dilempar oleh Calista. Namun, kali ketiga ’kenyot’ tersebut justru jatuh ke dalam saluran air yang berada tepat di bawah box yang saat itu tengah digunakan untuk duduk. Kontan semua orang yang saat itu berada di sekitar tempat kejadian langsung histeris. Bahkan Mbak Vivi sempat menyarankan untuk mengambil ’kenyot’ yang jatuh tersebut. Tetapi dengan tegas Ibu Piani menolaknya karena kondisi ’kenyot’yang sudah sangat memprihatinkan akibat terkena air got yang kotor sehingga tidak mungkin diberikan lagi kepada Calista. Ibu Piani akhirnya mengambil keputusan untuk menggantinya dengan ’kenyot’ baru berwarna biru yang dibeli oleh Dinda ( 11th ), kakak Calista, di Moro Seneng dengan harga Rp. 17.000,00. Sementara itu, Calista sebagai pelaku tunggal atas tragedi ’kenyot’ tersebut diganjar hukuman dengan dimarahi habis-habisan oleh Ibu Piani selaku ibu kandungnya. Ibu Piani juga memberikan tali pada ’kenyot’ Calista yang baru sebagai antisipasi agar kejadian mengerikan tersebut tidak akan terulang kembali. ( Ukhti Fitri )
Hehehe, berita iseng yang kebetulan ’nemu’ di file lama. Kejahatan bisa terjadi dimana saja, tergantung jenis kejahatan dan usia pelakunya. WASPADALAH!! WASPADALAH!!
No comments:
Post a Comment